Jumat, 24 April 2009

Integrated Maintenance And Spare Parts Management

Integrated Maintenance And Spare Parts Management



Hotel / Executive Club - Jakarta | 18 - 19 Juni  2009 | Rp 3.050.000,-





 



PENGANTAR



Maintenance merupakan fungsi operasional yang mempunyai tujuan untuk mengoptimasikan umur teknis maupun umur ekonomis perangkat yang dimiliki perusahaan. Dengan optimasi perangkat yang dimiliki, maka akan membawa akibat yang sangat positif untuk terciptanya optimasi kualitas, biaya, dan waktu produksi. Konsep Total Productive Maintenance (TPM) telah terbukti dapat dijadikan tool yang sangat baik untuk peningkatan produktivitas perusahaan.



 



MATERI PELATIHAN



1. Introduksi.





  • Objektif dan fungsi maintenance.

  • Klasifikasi sistem maintenance.

  • Disain sistem maintenance.

  • Teknik membangun rasa memiliki bagi operator dan petugas pemeliharaan.

  • Persoalan yang umumnya dihadapi dalam pemeliharaan.

  • Biaya yang timbul karena performansi peralatan yang kurang baik.

  • Klasifikasi dan evolusi sistem maintenance management.




2. Mengkur performansi system maintenance management perusahaan .





  • Company check list.

  • Machinery design check list.

  • Diskusi tentang maintenance management di perusahaan masing-masing.




3. Konsep  dasar  Total Productive Maintenance (TPM).





  • TPM sebagai sebuah filosofi.

  • Equipment management dan defect management.

  • Six Big Losses.

  • Pengukuran overall equipment effectiveness (OEE).

  • Penentuan optimum rate ( ideal cycle time).

  • Diskusi tentang masalah maintenance yang dihadapi di perusahaan.




4. Studi Kasus dan latihan perhitungan pengukuran overall equipment effectiveness (OEE).





  • Mengukur OEE diperusahaan dengan volume produksi tinggi.

  • Mengukur OEE diperusahaan hand assembling.

  • Mengukur OEE diperusahaan semi-automated assembling

  • Mengukur OEE diperusahaan processing system.




5. Modern Maintenance Management.





  • Konsep dasar.

  • System Effectiveness.

  • Planned Maintenance Program.

  • Langkah -langkah implementasi konsep Planned Maintenance Program.

  • Diskusi tentang aspek implementasi di masing masing perusahaan.




6.       Computerized Maintenance Management System.





  • Tujuan komputerisasi sistem maintenance management.

  • Manfaat yang akan diperoleh dari komputerisasi sistem maintenance management.

  • Pengembangan sistem komputerisasi.

  • Strategi implementasi.

  • Diskusi dan tanya jawab.




 



7. Penjadwalan aktifitas maintenance.





  • Pentingnya penjadualan maintenance.

  • Parameter yang berpengaruh terhadap penjadualan maintenance.

  • Teknik penyusunan jadual maintenance.

  • Diskusi dan studi kasus penjadualan maintenance.




8. Evaluasi Sistem Maintenance Management.





  • Perlunya evaluasi sistem maintenance.

  • Parameter performansi sistem maintenance.

  • Analisis rasio performansi sistem maintenance.

  • Peragaan penggunaan software untuk analisis rasio performansi sistem maintenance.




9. Evaluasi Performansi sistem spare parts management.





  • Perlunya evaluasi sistem spare parts management.

  • Analisis rasio performansi sistem perencanaan kebutuhan spare parts.

  • Analisis Rasio performansi sistem pengadaan dan pergudangan.

  • Analisis rasio performansi sistem persediaan (Inventory Control).

  • Peragaan penggunaan software analisis rasio performansi sistem spare parts management.

  • Diskusi permasalahan spare parts management di masing-masing perusahaan.




 



LEAD TRAINER



Ir. Asep Saefulbachri , MBA., MM.



Beliau mendapatkan gelar MBA-nya dari Asian Institute of Management pada tahun 1992 dan Magister Management dari sekolah Tinggi Manajemen Bandung (telkom) pada tahun 1996. Lulusan Teknik Industri ITB pada tahun 1981 ini mengikuti banyak training & pelatihan di dalam dan luar negeri, antara lain yang di adakan oleh: Arizona State university USA, ATI-Edmonto, Canada, dan Siemens-Munich West Germany.



Sebagai direktur sebuah training organizer dan konsultan di bidang management, beliau juga aktif memberikan training-training untuk Opration Managenet, Purchashing, Production, Logistic & Supply Chain Management, Business & financial Management, dan lain - lain. Beliau juga memberikan mata kuliah untuk Logistic & Supply Chain Management dan financial Management di program Pasca Sarjana Fakultas Teknik Industri Universitas Pasundan Bandung.



 



Workshop Investment :





  • Rp 3.050.000,-

  • Including  Manual, CD modules, certificate, lunch, snacks







PERUSAHAAN YANG TELAH MENGIKUTI PROGRAM TRAINING PARTNER INI



BAPPENAS, BNI Card Center,



CARE International Indonesia,



Graha Niaga,



GS Battery,



Majalah Warta Ekonomi,



PT BMB Eksport,



PT. Air Mancur,



PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia,



PT. AMWAY Indonesia,



PT. Argha Karya Prima Industry Tbk,



PT. Astra Honda Motor,



PT. Badak Natural Gas Linguefaction (NGL),



PT. Bank BII,



PT. Bank Central Asia Tbk, Kantor Wilayah VIII,



PT. Bank Negara Indonesia Tbk,



PT. Bank Permata Tbk,



PT. BMB Eksport,



PT. Century Batteries Indonesa,



PT. Chakra Jawara,



PT. Combiphar,



PT. Dankos Farma,



PT. Dharmala Polimetal,



PT. Diebold Indonesia,



PT. EDS Manufacturing Indonesia,



PT. Freeport Indonesia,



PT. Geodipa Energi,



PT. Gramedia Cikarang Plant,



PT. Henkel Indonesien,



PT. Hexindo Adiperkasa Tbk,



PT. Indofood Sukses Makmur,



PT. Indomobil Suzuki International,



PT. Indosat Tbk,



PT. Irawan Prima Utama,



PT. ISM Bogasari Flour Mills,



PT. Jati Piranti Solusindo,



PT. Kompas Media Nusantara,



PT. Matahari Putra Prima,



PT. Merapi Utama Pharma,



PT. Metito Indonesia,



PT. Nagasakti Paramashoes Industry,



PT. Nalco Indonesia,



PT. Nissan Motor Indonesia,



PT. Nutrifood Indonesia,



PT. Orang Tua Group,



PT. Panca Prima Eka Brother,



PT. Paras Megah Utama,



PT. Polifyn Canggih - Bandung,



PT. Prima Inreksa Industries,



PT. Pupuk Sriwijaya / Diklat,



PT. Radiant Utama Interinsco,



PT. Rekayasa Industri,



PT. Repex Wahana,



PT. Rintis Sejahtera,



PT. Ritra Cargo Indonesia,



PT. Samudera Indonesia,



PT. San Miguel Purefoods Indonesia,



PT. Sari Husada Tbk,



PT. Serasi Autoraya (Trac Astra Rent a Car),



PT. Siemens Indonesia,



PT. Siwali Swantika,



PT. Smart Tbk,



PT. Sucofindo (Persero),



PT. Sumberdaya Sewatama,



PT. Surveyor Indonesia,



PT. Syarikat Takaful Indonesia,



PT. TeamworX Indonesia,



PT. Terralog Teknologi Indonesia,



PT. United Tractors.



 



Selasa, 14 April 2009

Penerapan JIT Dalam Sistem Produksi

Penerapan JIT Dalam Sistem Produksi



Jakarta | 15-16 Mei 2009 | Rp 2.700.000,-





"Apa yang membuat Toyota menjadi leader market dalam industri otomotif? Bagaimana Toyota memformulasikan proses produksinya, sehingga mampu menghasilkan output berkualitas dengan biaya rendah dan waktu proses cepat?"



Adalah Taichi Ohno, yang merupakan guru sekaligus pencetus program just in time production system perusahaan Toyota. Dalam JIT, sebuah perusahaan dituntut menghasilkan output berkualitas dalam jumlah yang tepat, dan pada tempat yang tepat pula, dengan material, waktu proses, tenaga kerja, ruangan, waktu set up, mesin, dll seminimal mungkin.



Kunci JIT adalah eliminasi segala hal yang tidak memberi nilai tambah. Persediaan ditekan sesuai spesifikasi pelanggan, dan proses produksi mengalir tanpa hambatan.



 



SASARAN PROGRAM





  • Memahami filosofi Just in Time Production System

  • Memahami dan mampu mengimplementasikan konsep JIT

  • Memahami teknik-teknik JIT

  • Mengintegrasikan teknik-teknik JIT di perusahaan

  • Memahami langkah-langkah penerapan JIT




 



Who should attend ?
General manager, Manager, Department Head, Supervisor, Section Head



 



METODE WORKSHOP
Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, latihan, role play, dan presentasi



 



Outline :





  • Profile Perusahaan JIT : Toyota Motor Corporation

  • Filosofi Just in Time Production System

  • Just in Time Inventory

    • Reduce Variability

    • Reduce Inventory

    • Reduce Lot Sizes

    • Reduce Setup Costs





  • Just in Time Scheduling

    • Level Schedules

    • Kanban



  • Just in Time Quality

  • Just in Time Production

    • Distance Reduction

    • Increased Flexibility

    • Impact on Employees

    • Reduced Space and Inventory



  • Just in Time Partnership

    • JIT Partnerships

    • Concerns of Suppliers



  • Tools & Teknik JIT

  • Strategi Implementasi JIT







Trainer:



DUDUNG DUHARA, ST, SSMBB
profesional konsultan yang memfokuskan diri pada bidang Productivity & Quality Management. Dudung pernah bekerja di Quality Assurance Department, PT. LG Innotek Indonesia - Quality Control Engineer, dan Konsultan Manajemen Kualitas dan Produktivitas pada PQM Consultants, Jakarta. Saat ini, selain sebagai associate consultant, juga menjadi Management Innovation Manager pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang chemical dan bio diesel. Dudung adalah lulusan dari Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional, Bandung, dan mendapatkan Certified Six Sigma Master Black Belt (SSMBB) dari International Quality Federation (IQF), Amerika Serikat. Untuk menambah wawasan pengetahuannya, Dudung pernah aktif sebagai Sekretaris Eksekutif pada Komunitas EDAS (Eksplorasi Dinamika & analisa Sosial), dan mengajar di Fakultas Teknik Universitas Islam "45" dan STT Mitra Karya Bekasi. Klien-klien yang telah ditanganinya antara lain : Pencil Lead Indonesia, Goodyear Indonesia, Cometa Can Indonesia, Gramedia Majalah, Sumitomo Electric Wintec Indonesia, DuPont Powder Coatings Indonesia, American Standard Indonesia, Yasulor Indonesia, Linfox Indonesia, Bumimulia Indah Lestari, Sumatera Prima Fibreboard, Indofarma, Bank Syariah Mandiri, Biotis Agrindo, Bank Mandiri, Indonesia Steel Tube Work, Danone Dairy Indonesia, Federal Nittan Indonesia, Actavis Indonesia, Trac Astra, Inter Aneka Kimia Lestari, Schneider Indonesia, Sanyo Prescision Batam, Eterindo Wahanatama, Saitama Stamping Indonesia.






Jadual & Lokasi :
Jakarta | 15-16 Mei 2009 |



 



Fee/Investasi :





  • Rp 2.700.000,- (Full Fare)

  • Early Bird Rp 2.550.000 untuk pembayaran sebelum tanggal 07 Mei 2009

  • Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 4.900.000 untuk pendaftaran  2 orang peserta




 




Rabu, 18 Februari 2009

Lean Manufacturing: Increase Productivity and Competitiveness

Lean Manufacturing: Increase Productivity and Competitiveness




Jakarta | 16 - 17 April 2009 | Rp 3,500,000.-



 



PENDAHULUAN
Lean Manufacturing merupakan sistem produksi yang senantiasa mengupayakan penekanan pemborosan (Muda elimination) dengan melibatkan seluruh karyawan di dalam perusahaan. Pemborosan di sini diartikan sebagai segala sesuatu yang tidak memberikan nilai tambah.
Dengan menerapkan Lean Manufacturing akan tercipta "flexible, but lean manufacturing", yaitu sistem produksi yang mampu beradaptasi secara cepat terhadap perubahan kebutuhan pelanggan, tetapi pada saat yang sama sistem produksinya ramping, artinya persediaannya rendah.
Sebagai hasil akhir dari penerapan Lean Manufacturing diharapkan produk atau komponen tersedia tepat pada waktunya, dalam jumlah yang tepat dan pada tempat yang tepat pula. Dengan demikian persediaan dapat ditekan seminim mungkin dan proses produksi akan menjadi mengalir, tidak tersendat-sendat.



MANFAAT PELATIHAN



Setelah   mengikuti   pelatihan   ini,   diharapkan peserta akan dapat






  • Memahami falsafah di balik Lean

  • Mengenal konsep lean secara menyeluruh

  • Memahami teknik-teknik lean

  • Mengintegrasikan teknik-teknik lean

  • Memahami langkah-langkah penerapan lean





GARIS BESAR PROGRAM





  • Falsafah dan konsep lean

  • Observasi pemborosan di tempat kerja

  • Teknik-teknik mengurangi pemborosan

  • Sistem Kanban

  • Sistem produksi yang “mengalir”

  • Cara memperkecil Lot-Size

  • Cara mempersingkat set up time

  • Menciptakan mutu pada sumbernya dengan Andon, Poka-Yoke, Line Stop, Jidoka, dll

  • Pengorganisasian tempat kerja

  • Langkah-langkah implementasi lean




METODE PELATIHAN
Pelatihan dengan metode presentasi, Diskusi Kelompok, role play dan latihan.



SIAPA YG PERLU MENGHADIRI?
Manajer Pabrik, Manajer Produksi,Manajer Perawatan, Manajer PPIC, Manajer Persediaan, dan Manajer Pembelian



LAMA PELATIHAN
14 jam efektif ( 2 hari kerja )



TRAINER



Dudung Duhara, Ir, SSMBB
Dudung Duhara adalah profesional konsultan yang memfokuskan diri pada bidang Productivity & Quality Management. Dudung pernah bekerja di Quality Assurance Department, PT. LG Innotek Indonesia – Quality Control Engineer, dan Konsultan Manajemen Kualitas dan produktivitas pada PQM Consultants, Jakarta. Saat ini, selain sebagai profesional konsultan juga menjadi Management Innovation Manager pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang chemical dan bio diesel. Dudung adalah lulusan dari Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional, Bandung, dan mendapatkan Certified Six Sigma Master Black Belt (SSMBB) dari International Quality Federation (IQF), Amerika Serikat. Klien-klien yang telah ditanganinya antara lain : Pencil Lead Indonesia, Goodyear Indonesia, Cometa Can Indonesia, Gramedia Majalah, Sumitomo Electric Wintec Indonesia, DuPont Powder Coatings Indonesia, American Standard Indonesia, Yasulor Indonesia, Linfox Indonesia, Bumimulia Indah Lestari, Sumatera Prima Fibreboard, Indofarma, Bank Syariah Mandiri, Biotis Agrindo, Bank Mandiri, Indonesia Steel Tube Work, Danone Dairy Indonesia, Federal Nittan Indonesia, Actavis Indonesia, Trac Astra, Inter Aneka Kimia Lestari, Schneider Indonesia, Sanyo Prescision Batam, Eterindo Wahanatama, Saitama Stamping Indonesia.



WAKTU
16 - 17 April 2009



Minggu, 15 Februari 2009

Penulisan Laporan Untuk Sekretaris dan Staff Administrasi Menggunakan MS Office 2007

Penulisan Laporan Untuk Sekretaris dan Staff Administrasi Menggunakan MS Word 2007




Jakarta | 18-20 Maret 2009 | Rp 3.700.000,-



 



Masih banyaknya dijumpai sejumlah karyawan yang menggunakan program aplikasi Microsoft Word di dalam kegiatan pekerjaannya sehari-hari, terutama untuk bidang sekretaris khususnya merasakan kesulitan untuk membuat laporan dengan menggunakan table Excel dan aplikasi graphic-nya dalam waktu yang cepat dan penjumlahan data yang tepat.



Hal ini tentunya sangat diperlukan guna meningkatkan kecepatan dan hasil kerja yang memuaskan, karena prosesnya sama seperti halnya menggunakan aplikasi Excel dengan Real Time update automation.



Sulitnya membuat proteksi untuk dokumen confidence, dokumen informasi untuk ditujukan ke sejumlah orang melalui media e-mail dalam format PDF, bagaimana mengirim e-mail langsung dari aplikasi Ms. Word, membuat template document interactive, dan lain-lain.



 




Objectives :




Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu untuk :





  1. Mengetahui dan memahami proses instalasi dan pembuatan PDF Document.

  2. Membuat interactive template document.

  3. Dapat melakukan proteksi untuk confidence document.

  4. Melakukan e-mail dokumen dari aplikasi Ms. Word.

  5. Dapat melakukan proses manipulasi data dalam format table Excel langsung dalam aplikasi Ms. Word.

  6. Membuat tampilan graphic cepat dan menarik.

  7. Membuat Mail Merge document dengan format data aplikasi Ms. Excel (*.XLS).




 




Metode Pelatihan :




Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.



 




Outline :



  1. What's New in Word 2007

  2. Read of Ribbon menu

  3. How create PDF document.

  4. How sending document e-mail

  5. Paragraph and Text management.

  6. Document Management & Configuration Optimalization.

  7. Create and Using interactive document template.

  8. Table, Mail and Print Management

  9. Case study implementation

  10. Training evaluation




 




Trainer:




ERAWAN SUPRIYATNA, S.KOM



Praktisi & trainer yang memiliki pengalaman selama lebih dari 15 tahun di bidang Komputer dan Sistem Informasi. Berpengalaman dalam pengembangan software, jaringan komputer dan manajemen proyek IT dan fasilitator pelatihan yang terkait dengan bidang komputer dan sistem informasi serta motivasi. Beliau pernah bekerja di PT. Asiana IMI Industries, Tbk, PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia, PT. LG Electronics Indonesia, PT. LG Innotek Indonesia, PT. Harita Prima Abadi Mineral (Mining). Beberapa perusahaan pernah dan masih menggunakan jasanya antara lain : Combiphar, SMIK Swadharma BNI 46, PT. Agni Pump Jaya, PT. Fajar Transport dan Kopkar PLN Gambir.



 




Jadual & Lokasi :




Jakarta | 18-20 Maret 2009



 




Investasi :



  • Rp 3.700.000,-

  • Early Bird Rp 3.500.000 untuk pembayaran sebelum tanggal 10 Maret 2009

  • Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 6.750.000 untuk pendaftaran  2 orang peserta






 



 

Lean Six Sigma for Improvement

Lean Six Sigma for Improvement


Bandung |  2-6 Maret 2009 | Rp 9.000.000,-


Bandung |  16-20 November 2009 | Rp 9.000.000,-


 



BACKGROUND


Aktivitas harian yang biasa KITA lakukan adalah bertujuan untuk menghasilkan output, baik berupa produk maupun jasa. Langkah demi langkah apa yang dilakukan merupakan kegiatan rutin yang tanpa kita sadari jarang KITA ukur efefktifitas maupun efisiensinya. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana KITA sebagai pelaksana kegiatan mampu mengukur pencapaian kinerja KITA secara efektif dan efisien. Dimana posisi KITA terhadap Sigma Level? Tahukan bahwa efektivitas dan efisiensi KITA masih dapat ditingkatkan? Bagaimana cara mengetahui, mengukur, menganalisis, meningkatkan kinerja, dan memantau pencapaian hasil KITA? Apabila KITA ingin mengembangkan karir menjadi lebih baik lagi?


Untuk menjawab pertanyaan diatas, maka KITA harus mengetahui cara praktis untuk menjadi yang terbaik. Lean Six Sigma adalah model bisnis yang telah terbukti dapat meningkatkan kinerja melalui pemahaman staff atau member tentang kebutuhan stakeholder dan proses bisnis.


Workshop Lean Six Sigma for staff & member bertujuan untuk menambah pemahaman staff & member tentang bagaimana untuk meningkatkan kinerja diri dan tim kerja. Para peserta akan membahas pencapaian kinerja diri dan tim kerja serta dampaknya terhadap keberhasilan perusahaan. Memahami langkah demi langkah bagaimana merancang dan mengembangkan kemampuan diri untuk meningkatkan knowledge dan skill sehingga menjadi staff & member yang memberikan nilai tambah bagi diri, tim kerja, maupun perusahaan.


 



TRAINING BENEFIT



  • Mampu mengukur pencapaian diri dan tim kerja

  • Memahami dan mampu melaksanakan tahapan Lean Six Sigma dan tool yang digunakan dalam kegiatan harian untuk menjadi yang terbaik


 



GARIS BESAR PROGRAM



  • Konsep Lean Six Sigma, apa dan mengapa ?

  • Mengukur keberhasilan diri dan tim kerja

  • Langkah-langkah Lean Six Sigma dan tool yang diperlukan dalam peningkatan kualitas diri dan tim kerja

  • Peran diri dalam mencapai keberhasilan

  • The real Case-study - peserta harus mempersiapkan tantangan yang dihadapi ditempat kerja masing-masing. Program ini harus diselesaikan pada langkah bimbingan untuk mencapai hasil yang diharapkan.


 



TRAINING METHODS


Karyawan pelaksana utama untuk melakukan peningkatan kinerja atau pelaksana kagiatan rutin dari seluruh aktivitas, dan setiap orang yang berkeinginan mengembangkan diri / karirnya.


 



LAMA PELATIHAN


35 jam efektif ( 5 hari kerja )


 


TRAINER (Biodata Trainer menyusul)


Mudzakkir H. Basri


 



WAKTU



  • 2-6 Maret 2009

  • 16-20 November 2009


 


Water Supply Management

Water Supply Management




Jakarta | 24-25 Maret 2009 | Rp 3.500.000,-



Jakarta | 16-17 Juli 2009 | Rp 3.500.000,-



Jakarta | 22-23 Desember 2009 | Rp 3.500.000,-



 




PENDAHULUAN




Air baku dan air bersih menjadi barang yang kian langka dewasa ini. Sebagian besar industri membutuhkan air dalam proses produksinya dalam jumlah besar. Beberapa industri memiliki persyaratan khusus yang sangat ketat yang harus ada pada air utiilitas pabriknya. Namun, permasalahan kuantitas sumber air baku yang semakin menurun diperburuk dengan turunnya juga kualitas air baku yang tercemar. Hal ini sudah barang tentu semakin mempersulit bagian utilitas dalam memperoduksi air yang diinginkan dalam proses industri. Di sisi lain, pemerintah semakin memperketat peraturan yang berkaitan dengan sumber air baku baik dari air tanah maupun air permukaan.



Hal-hal tersebut mendorong pihak industri untuk semakin kreatif dan memperluas wawasan serta informasi mengenai peraturan-peraturan yang berlaku. Pihak praktisi juga harus membekali diri dengan informasi teknologi-teknologi yang berkembang dalam pemrosesan dan pengolahan air baku serta usaha minimalisasi limbah cair dan pemanfaatan kembali air yang sudah terpakai. Tidak semua teknologi yang ditawarkan atau menggunakan teknologi yang mahal dan high-tech perlu kita adopsi. Kebijakan dan kecermatan memilih teknologi adalah bagian yang sangat menentukan keekonomian usaha. Di sisi lain usaha-usaha untuk mengefisienkan pengolahan air baku serta pemanfaatannya juga memiliki keunggulan tersendiri dalam menekan biaya produksi.





TUJUAN PELATIHAN




Mampu memahami dasar-dasar proses pemrosesan air baku untuk keperluan utilitas industri.



 




GARIS BESAR PROGRAM



  • Tinjauan aspek hukum dan peraturan terkait pemanfaatan air tanah dan permukaan oleh industri

  • Tinjauan ringkas dan praktis Karakter, Kualitas, dan Standar air industri

  • Tinjauan ringkas dan praktis metode pengolahan air bersih: Unit operasi Fisis, Kimiawi dan Biologi

  • Tinjauan ringkas dan praktis Unit Operasi Advance

  • Minimalisasi pemakaian air

  • Aspek manajemen dan pemilihan system dalam pengelolaan air utilitas pabrik




 




METODE PELATIHAN




Partisipatif, diskusi kelompok, latihan individu, latihan kelompok



 




SIAPA YANG HARUS MENGHADIRI?




Praktisi pada level manajemen, perencana (process engineer) dan pelaksana (operator) terkait suplai air untuk utilitas pabrik



 




LAMA PELATIHAN




14 jam efektif ( 2 hari kerja )



 




TRAINER




Misri Gozan, Dr. -Ing, M. Tech



Beliau sudah berkecimpung selama 13 tahun dalam pengajaran, pelatihan, penelitian dan project yang berkaitan dengan Lingkungan. Pendidikan formal beliau adalah Bachelor of Enginering (Dept. Gas & Petrokimia - UI), Master in Process and Environmental Engineering (Massey University - New Zealand) dan Doctor in Environmental Engineering (Technical University Dresden).  Selain itu, beliau aktif dalam mengikuti berbagai pelatihan didalam dan luar negeri yang berkaitan dengan Leadership, Management & Environment. Saat ini beliau tercatat sebagai salah seorang staf pengajar pada Dept. Gas & Petrokimia UI untuk jenjang S1, Magister & Doktoral, serta pengajar pada Fakultas Kesehatan Masyarakat - UI.  Selain mengajar, beliau juga aktif sebagai trainer dan konsultan lingkungan pada berbagai lembaga konsultasi dan sudah menyelesaikan berbagai project yang berkaitan dengan Lingkungan.



 




WAKTU



  • 24-25 Maret 2009

  • 16-17 Juli 2009

  • 22-23 Desember 2009




Zero Defect through Poka Yoke

Zero Defect through Poka Yoke


Jakarta | 27 Maret 2009 | Rp 1,500,000,-


Jakarta | 24 April 2009| Rp 1,500,000,-


Jakarta | 29 Mei 2009 | Rp 1,500,000,-


 



PENDAHULUAN


Untuk memenangkan persaingan dalam era pasar bebas, tidak akan ada lagi tempat bagi produk yang bermutu rendah. Setiap perusahaan harus berlomba-lomba untuk membuat produk bermutu dengan biaya rendah.


Strateginya adalah selalu melakukan improvement untuk mencapai Zero Defect dengan menerapkan sistim Poka-Yoke. Poka-Yoke adalah kata yang berasal dari Bahasa Jepang dan artinya mencegah human error.


Poka-Yoke adalah sistim pencegahan yang dirancang untuk mencegah kesalahan sebelum kesalahan itu menjadi defect. Dengan penerapan Poka-Yoke, mutu akan diciptakan ketika diproses (Built in Quality) dan pada akhirnya dapat mengeliminasi Inspeksi Mutu.


 



MANFAAT PELATIHAN


Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta akan dapat




  • Memahami Konsep Poka-Yoke (Mistake-Proofing)

  • Memahami hubungan Manusia, Material, Mesin, Metode dan Informasi dengan Defect

  • Memahami manfaat dari penerapan sistem Poka-Yoke


 



GARIS BESAR PROGRAM



  • Definisi Poka-Yoke

  • Struktur di dalam proses produksi

  • Metode pendekatan inspeksi

  • Kesalahan manusia di tempat kerja

  • Penyebab defect di tempat kerja

  • Konsep dan Desain dari Poka-Yoke

  • Sistem Poka-Yoke yang baik untuk diterapkan

  • Contoh-contoh penerapan sistem Poka-Yoke

  • Delapan prinsip-prinsip dasar improvement

  • Metode penerapan Poka-Yoke dan Zero Defect di perusahaan

  • Strategi mencapai Zero Defect


 



METODE PELATIHAN


Ceramah, diskusi, dan presentasi video


 



SIAPA YG PERLU MENGHADIRI?


Manajer Pabrik, Manajer Produksi, Manajer Perawatan, Manajer Quality, Supervisor Produksi, Supervisor Perawatan, dan Supervisor Quality


 



LAMA PELATIHAN


7 jam efektif ( 1 hari kerja )


 



TRAINER


Dudung Duhara, ST, SSMBB


Dudung Duhara adalah profesional konsultan yang memfokuskan diri pada bidang Productivity & Quality Management. Dudung pernah bekerja di Quality Assurance Department, PT. LG Innotek Indonesia - Quality Control Engineer, dan Konsultan Manajemen Kualitas dan produktivitas pada PQM Consultants, Jakarta.  Saat ini, selain sebagai profesional konsultan di PT. Phitagoras Global Duta, juga menjadi Management Innovation Manager pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang chemical dan bio diesel. Dudung adalah lulusan dari Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional, Bandung, dan mendapatkan Certified Six Sigma Master Black Belt (SSMBB) dari International Quality Federation (IQF), Amerika Serikat. Klien-klien yang telah ditanganinya antara lain : Pencil Lead Indonesia, Goodyear Indonesia, Cometa Can Indonesia, Gramedia Majalah, Sumitomo Electric Wintec Indonesia, DuPont Powder Coatings Indonesia, American Standard Indonesia, Yasulor Indonesia, Linfox Indonesia, Bumimulia Indah Lestari, Sumatera Prima Fibreboard, Indofarma, Bank Syariah Mandiri, Biotis Agrindo, Bank Mandiri, Indonesia Steel Tube Work, Danone Dairy Indonesia, Federal Nittan Indonesia, Actavis Indonesia, Trac Astra, Inter Aneka Kimia Lestari, Schneider Indonesia, Sanyo Prescision Batam, Eterindo Wahanatama, Saitama Stamping Indonesia.


 



WAKTU



  • 27 Maret 2009

  • 29 Mei 2009